Agroekoteknologi - Universitas Trilogi
Tugas dari Ibu Inanpi Hidayati
IKLIM DAN CUACA
Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca
berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet. Ilmu
yang mempelajari iklim disebut klimatologi. Iklim
di suatu tempat di bumi dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi dari kawasan tersebut. Pengaruh
posisi relatif matahari pada suatu tempat di bumi menimbulkan musim,
yang membedakan iklim satu dari yang lain. Perbedaan iklim menghasilkan
beberapa sistem klasifikasi iklim.
Berdasarkan posisi relatif suatu tempat di bumi terhadap garis khatulistiwa dikenal
kawasan-kawasan dengan kemiripan iklim secara umum akibat perbedaan dan pola
perubahan suhu udara, yaitu kawasan tropika (23,5°LU-23,5°LS), subtropika (23,5°LU-40°LU dan 23°LS-40°LS), sedang (40°LU-66,5°LU dan 40°LS-66,5°LS), dan kutub
(66,5°LU-90°LU dan 66,5°LS-90°LS). Perubahan
iklim terjadi secara statistik sepanjang periode waktu
mulai dasawarsa hingga jutaan tahun. Istilah ini bisa juga berarti perubahan
keadaan cuaca rata-rata atau perubahan distribusi peristiwa cuaca rata-rata,
contohnya, jumlah peristiwa cuaca ekstrem yang semakin banyak atau sedikit.
Perubahan iklim terbatas hingga regional tertentu atau dapat terjadi di
seluruh wilayah Bumi.
Cuaca merupakan sebuah aktivitas fenomena
yang terjadi dalam waktu singkat. Cuaca berlangsung lebih cepat daripada iklim.
Cuaca terdiri dari seluruh fenomena yang terjadi di atmosfer Bumi atau sebuah planet
lainnya. Cuaca terjadi karena suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu
tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan ini terjadi karena sudut pemanasan Matahari
yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya karena perbedaan lintang bumi.
Sumbu bumi yang miring dibanding orbit bumi terhadap matahari membuat perbedaan
cuaca sepanjang tahun untuk daerah sub tropis hingga kutub. Di permukaan bumi
suhu biasanya berkisar ±40° C. Perubahan orbit bumi juga memengaruhi jumlah dan
distribusi energi matahari yang diterima oleh bumi dan memengaruhi iklim jangka
panjang. Cuaca di bumi juga dipengaruhi oleh hal-hal lain yang terjadi di
angkasa, diantaranya adanya angin matahari.
Cuaca dan iklim
mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam pertanian. Cuaca dan iklim tidak
hanya mempengaruhi perkembangan tanaman tetapi juga berpengaruh terhadap
kegiatan manusia dalam usaha pertanian, tempat tinggal, makanan dan kebudayaan.
Pengetahuan tentang iklim sangat diperlukan dalam pertanian karena saat ini
manusia belum seluruhnya bisa merekayasa iklim secara luas. Manusia hanya dapat
mencari jalan keluar dari keadaan iklim yang ada, kalaupun bisa maka yang
dilakukan hanya berpengaruh terbatas pada wilayah tertentu.
Pertumbuhan dan
hasil tanaman pertanian dipengaruhi oleh iklim dan tanah. Sepanjang tahun
produksi tanaman terutama ditentukan oleh perubahan dari faktor-faktor iklim.
Di daerah tropis basah perubahan musiman dari suhu, radiasi surya, kelembaban
relatif udara dan kecepatan angin bila dibandingkan dengan perubahan hujan
musiman adalah relatif kecil. Walaupun perubahan hujan musiman menunjukkan
suatu pola tertentu, terdapat juga suatu perubahan yang besar dari tahun ke
tahun. Faktor iklim yang mempengaruhi hasil panen, yaitu suhu, lama musim
petumbuhan, keadaan air, sinar matahari dan angin. Ragam harian, musiman dan
tahunan dari unsur - unsur iklim penting dalam menentukan efisiensi pertumbuhan
tanaman, dalam hal ini iklim mikro di sekitar tanaman adalah sangat penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar