Agroekoteknologi - Universitas Trilogi
Tugas dari Ibu Inanpi Hidayati
Atmosfer adalah lapisan gas
yang menutupi planet,
antara lain bumi, dari permukaan planet sampai jauh di luar angkasa. Bumi,
atmosfer di bumi terdapat dari ketinggian 0 km di
atas permukaan tanah, hingga sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi. Atmosfer
tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di
lapisan tersebut. Awalnya studi tentang
atmosfer dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya
bintang. Pada atmosfer terdapat lagi lapisan yang membungkus permukaan bumi
kita, yaitu :
B. Stratosfer – Lapisan kedua, pada lapisan ini terjadi perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer mulai dari ketinggian sekitar 11 km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu atau sekitar . Pada lapisan ini angin yang sangat kuat terjadi dengan pola aliran yang tertentu. Lapisan ini juga merupakan kawasan terbangnya pesawat. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya.
C. Mesosfer – Lapisan ketiga, pada lapisan ini suhu atmosfer akan berkurang dengan bertambahnya ketinggian hingga lapisan keempat, yaitu termosfer. Udara pada lapisan ini akan mengakibatkan pergeseran dengan objek yang datang dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi. Saat meteor yang sampai ke bumi, meteor akan terbakar pada lapisan ini. Antara lapisan Mesosfer dan lapisan Atmosfer juga terdapat lapisan yaitu Mesopause.
D. Termosfer – Lapisan keempat, jarak dari mesosfer ke termosfer ±81 km. Lapisan terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar oleh sebab itu namanya termosfer. Perubahan ini terjadi karena penyerapan radiasi sinar ultra violet. Radiasi ini membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat memantulkan gelombang radio. Sebelum adanya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio.
E. Ionosfer – Lapisan terakhir, lapisan ini terbentuk akibat reaksi kimia juga merupakan lapisan pelindung bumi dari batu meteor berasal dari luar angkasa karena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada lapisan ini, batu meteor terbakar dan terurai. Jika ukurannya besar dan tidak habis terbakar di lapisan ini , maka akan jatuh sampai ke permukaan bumi yang disebut Meteorit. Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi pada lapisan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar